Showing posts with label Jerawat. Show all posts
Showing posts with label Jerawat. Show all posts

Friday, July 8, 2011

Menghilangkan Parut Bekas Jerawat

Parut bekas jerawat umumnya dapat menghilang tersamar dengan sendirinya setelah bertahun-tahun. tetapi jika lubang bekas jerawat dan parut itu hebat, akibat dari jerawat yang parah bernanah maka ia akan terlihat jelas dan tidak akan hilang dan kulit laksana jalanan rusak berlubang-lubang.

Untuk menghilangkan parut dan bekas jerawat ini, diperlukan bantuan dokter ahli yang sanggup menghilangkan atau mengurangi terlihatnya parut dan lubang itu. Ada tiga cara yang dapat dilakukan oleh dokter ahli, yaitu dermabrasi, peeling dan chemotherapy.


Dermabrasi yaitu pengampelasan kulit dimana permukaan kulit digosok dengans ikat yang diputar dengan mesin kecepatan tinggi untuk membuang parut-parut bekas jerawat.

Peeling digunakan untuk memperbaiki lubang bekas jerawat yang dangkal. Dokter akan mengoleskan sejenis asam lemah ke kulit wajah yang akan mengurangi dalamnya lubang bopeng. Setelah beberapa hari bahan kimia ini akan menyebabkan kulit wajah mengelupas dan jaringan kulit yang tak diingini terbuang, diganti dengan jaringan baru yang masih segar dan rata.

Chemotherapy digunakan untuk menghilangkan lubang-lubang bopeng yang lebih dalam. Prosesnya sama dengan peeling kecuali yang dipakai adalah asam yang lebih keras, misalnya asam trichloroasetat, yang dioleskan dengan memakai alat berlapis kapas.

Usaha-usaha ini harus dilakukan dengan hati-hati karena pada orang Indonesia//Asia dapat menimbulkan bercak-bercak hitam yang sulit hilang. Dapat pula ke dalam lubang-lubang parut dimasukkan kolagen atau silikon melalui suntikan untuk membuat rata lubang tersebut. Kita dapat menanyakan kepada dokter cara apa yang cocok dengan keadaan kita dan apa risiko-risikonya. Jika dokter tersebut sanggup melakukannya dan kita berani menanggung risikonya, salah satu cara itu dapat dilakukan.

Tuesday, July 5, 2011

Cara Pengobatan Jerawat

Pengobatan jerawat tergantung dari jenis jerawat dan parah atau tidaknya jerawat itu. Jerawat yang tidak parah, seperti komedo terbuka dapat diatasi sendiri. Jika jerawatnya agak parah, apalagi jika bernanah-nanah, sebaiknya dirawat oleh dokter ahli kulit.

Sejak dahulu telah banyak dilakukan usaha-usaha penyembuhan jerawat, karena pada dasarnya semua orang tidak ada yang senang dengan jerawatnya. Berbagai cara pengobatan yang aneh-aneh dan tidak masuk akal juga telah dilakukan, misalnya mengobati jerawat dengan ikan laut dan darah haid.

Pada masa kini, pengobatan tradisional seperti itu sudah tidak dianjurkan lagi karena selain tidak etis, juga tidak sehat ditinjau dari ilmu kesehatan. Cara penyembuhan sekarang ini lebih ditekankan pada segi kesehatan dan estetikanya. Karena itu, lebih baik bila pengibatan jerawat dilakukan oleh dokter atau klinik kecantikan atau diatasi sendiri dengan cara yang benar dan estetis dengan kosmetika anti jerawat, yang selain akan menyembuhkan jerawat, juga menimbulkan bau harum dan warna yang menarik. Yang terpenting pada penanggulangan oleh diri sendiri adalah kebersihan kulit untuk menghindari terjadinya infeksi pada kulit yang berjerawat dan membuat efektif pemakaian kosmetika anti jerawat dari luar.

Jika jerawat berupa komedo terbuka dan tertutup, ampelaslah sumbatnya dengan scrub cream atau scrub soap dan cucilah dengan sulfur soap hingga bersih. Lalu, pakaikan kosmetika anti jerawat, misalnya acne lotion, acne cream dan acne free, yang dapat dilakukan 2-3 kali sehari.

Lama kelamaan jerawat akan kering dan sembih. Bahan aktif di dalam kosmetika anti jerawt dapat mengikis sel-sel kulit penutup komedo sehingga isi komedo itu akan keluar dengan sendirinya. Jangan memencet jerawat dengan jari-jari tangan, dikuatirkan kotoran akan masuk dan menimbulkan infeksi, yang dapat menyebar ke seluruh tubuh lewat darah dan dapat menimbulkan kematian. Kalau perlu, dapat dilakukan pemencetan isi komedo terbuka dengan memakai alat pemencet jerawat, semacam sendok kecil yang berlubang ditengahnya, yang dapat dibeli di toko kosmetika. Sebelum digunakan, kulit dan alat pemencet itu harus dibersihkan terlebih dahulu dengan alkohol.

Jika jerawat parah dan bernanah, sebaiknya langsung minta pertolongan dokter karena jerawat yang demikian harus diberi obat dari dalam, misalnya antibiotika dan vitamin-vitamin.

Wednesday, June 29, 2011

Semua Tentang Jerawat

Kelainan-kelainan yang bersifat estetik pada kulit, yang sering terjadi di Indonesia ini, adalah jerawat yang mulai pada usia remaja, noda-noda hitam yang umumnya baru muncul pada usia sesudah remaja dan penuaan dini kulit.

Jerawat, yang dalam istilah kedokteran disebut acne (dibaca akne), merupakan penyakit kulit yang sudah dikenal luas dan sering dikeluhkan, baik oleh remaja maupun orang dewasa. Para penderita jerawat pada umumnya menyatakan rasa malu atau rendah diri karenanya. Yang mereka inginkan adalah menyembuhkan jerawat dan berusaha mencegah timbulnya jerawat kembali.

Bagi yang belum pernah kena jerawat, ada baiknya mengetahui cara mencegah timbulnya jerawat karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Sering terjadi jerawat sudah sembuh tetapi meinggalkan bekas pada kulit berupa noda-noda htam dan lubang-lubang (bopeng).

Karena itu, cara mencegah timbulnya jerawat dan cara menyembuhkannya supaya tidak meninggalkan bekas sangat perlu diketahui.

Mengapa Jerawat pada Remaja Harus Diobati Sebaik-baiknya?


Ada dua alasan utama mengapa jerawat terutama pada remaja harus diobati sebaik-baiknya. Pertama adalah untuk memperbaiki penampilan kulit karena sangat penting dalam penilaian diri seseorang.
Dan, yang kedua adalah agar jerawat tidak meninggalkan bekas yang tidak dapat hilang. Semakin cepat penanggulangannya dilakukan dengan cara yang baik dan kosmetika anti jerawat yang baik pula maka akan semakin baik hasilnya. Jerawat akan cepat hilang (tanpa meninggalkan bekas) dan kulit pun menjadi mulus kembali.

Apakah Jerawat Itu?


Jerawat adalah peradangan yang disertai dengan penyumbatan pada saluran kelenjar minyak kulit dan rambut (saluran pilosebasea). Karena tersumbat, minyak kulilt (sebum) itu tidak dapat keluar dan mengumpul di dalam saluran sehingga saluran itu membengkak dan terjadilah apa yang dinamakan komedo.

Jika permukaan luar komedo masih terbuka, sehingga bersentuhan dengan udara, terjadilah oksidasi atau pembakaran dengan oksigen di udara. Permukaan komedo akan menjadi hitam. Inilah yang dinamakan "kepala hitam" (blackhead) atau komedo terbuka. Menurut sejumlah dokter yang menelitinya, warna hitam didukung jerawat itu juga disebabkan oleh butir-butir melanin -pigmen warna hitam kulit- yang berasal dari runtuhan sel-sel kulit yang sudah mati, yang karena tidak dihilangkan menjadi penyumbat awal dari saluran kelenjar minyak itu, yang akhirnya akan menyebabkan timbulnya komedo.

Jika permukaan komedo tertutup sama sekali dari udara luar oleh lapisan tipis kulit yang menutup di atasnya, maka oksidasi itu tidak pernah terjadi sehingga komedo itu berwarna putih yang dinamakan "kepala putih" (whitehead) atau komedo tertutup atau jerawat batu. Jenis komedo ini mudah terkena infeksi kuman-kuman, misalnya karena sering dipegang-pegang atau dipencet-pencet dengan jari yang kotor jadilah ia jerawat yang bernanah.

Bentuk jerawat dapat berupa komedo atau disebut jerawat tipe papulosa, dapat juga komedo itu bernanah atau jerawat tipe pustulosa. Bila jerawat itu parah dan membentuk kantung-kantung nanah maka disebut tipe kistika. Dapat pula kantung-kantung nanah itu bersatu seperti saluran, yang disebut jerawat tipe konglobata. Jadi, jerawat dapat ringan sampai parah, dan makin parah jerawat itu bila sembuh akan meninggalkan bekas berupa parut (bopeng) dan noda-noda merah atau coklat.

Menurut tipe-tipenya, mulai dari yang ringan sampai yang parah, jerawat ada yang bertipe papulosa, pustulosa, kistika dan konglobata.

Kecenderungan Jerawat 

Jerawat cenderung timbul pada kulit yang berminyak, karena remaja umumya memiliki kulit yang berminyak, maka jerawat pun cenderung lebih banyak muncul pada remaja, mulai usia pubertas (kira-kira 13 tahun) sampai usia 19 tahun. Ini yang lazim disebut remaja atau "teenager"

Pada masa remaja ini terjadi perubahan keseimbangan hormon-hormon di dalam badan. Jerawat umumnya akan timbul di bagian kulit yang banyak mengandung kelenjar minyak yaitu di hidung, pipi, dahi, dagu, dada dan punggung. Daerah-daerah ini dinamakan daerah seborea.

Boleh dikata, hampir semua remaja, baik putera maupun puteri, cenderung terkena jerawat. Hanya bedanya, ada yang berat dan ada yang ringan. Jerawat yang lebih berat pada remaja lebih banyak terdapat pada putera daripada puteri. Pada remaja biasanya jerawat timbul di sekitar masa haidnya. Jerawat biasanya akan berkurang atau bahkan menghilang sebelum usia 20 tahun, tetapi dapat pula berlangsung terus sampai lebih dari usia itu.

Walaupun demikian, "jerawatan" pada remaja bukanlah sesuatu yang normal dan bukan sesuatu yang boleh diterima begitu saja, tetapi harus kita cegah sebaik mungkin sehingga masa remaja dapat berlalu dengan kulit yang mulus.

Tuesday, May 3, 2011

Bagaimana Memilih Makanan yang Baik

Mencegah timbulnya jerawat bisa dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan menseleksi asupan makanan ke dalam tubuh. Ada makanan yang bisa memicu jerawat dan ada juga yang tidak.

Di bawah ini adalah beberapa jenis makanan yang dapat memicu timbulnya jerawat:

* Lemak susu di dalam susu penuh atau produk-produk dari susu.
* Lemak dalam semua bagian daging sapi, babi, domba atau kambing. (Lidah, jantung, hati dan ginjal tidak   mengandung lemak, sehingga lebih aman).
* Segala macam lemak yang dipadatkan termasuk selai kacang.
* Cokelat dalam bentuk apapun
* Minuman jenis cola
* Minuman alkohol dalam bentuk apapun

Dan selanjutnya adalah makanan yang mempunyai kemungkinan paling kecil memicu timbulnya jerawat:

* Semua jenis buah-buahan kecuali alpukat dan durian yang mangandung lemak terlalu tinggi.
* Semua jenis sayur-sayuran hijau, terutama bila direbus atau dikukus
* Semua butir-butiran seperti beras dan gandum yang hanya mengandung minyak nabati sehingga tidak menimbulkan jerawat.
* Semua kacang-kacangan seperti kacang tanah, kacang kedelai, kacang hijau dan kacang panjang jika hanya direbus.
* Semua ternak unggas seperti ayam, bebek dan angsa
* Produk-produk susu yang telah dibuang lemaknya.

Monday, May 2, 2011

Tips Mencegah Jerawat

Jerawat adalah peradangan yang disertai dengan penyumbatan pada saluran kelenjar minyak kulit dan rambut. Karena tersumbat, minyak kulit (sebum) itu tidak dapat keluar dan mengumpul di dalam salurahn sehingga saluran itu membengkak dan terjadilah komedo.
Bagaimana cara menghindari komedo?

Berikut adalah beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menhindari timbulnya jerawat:

1. Jagalah selalu kebersihan kulit dan rambuy. Pakailah sabun mandi dan sampo yang baik, terutama yang keasamannya telah disesuaikan dengan pH kulit agar tidak merusak kulit dan rambut. Sepulang dari bepergian atau sebelum tidur, bersihkan muka dengan susu pembersih dan lotion penyegar. Untuk menghindari penyumbatan saluran kelenjar minyak, sebaiknya sel-sel kulit mati diangkat dengan cara scrub cream 1-2 kali seminggu.

2. Usahakan selalu berjiwa dan berpikiran tenang. Hindari selalu pikiran yang gelisah.

3. Hindari pemakaian kosmetika yang lengket dan berminyak. Kulit remaja umumnya berminyak karena kelenjar-kelenjar minyak kulitnya sedang aktif-aktifnya sehingga pemakaian kosmetika yang lengket dan berminyak akan memacu timbulnya jerawat. Karena itu pakailah kosmetika yang sedikit atau tidak mengandung minyak.

4. Hindari rambut yang terlalu berminyak. Jika kulit kepala sudah banyak mengeluarkan minyak, sering-seringlah di cuci dengan shampo, misalnya dua hari sekali, bahkan setiaphari. Jika minyak berasal dari luar misalnya dari minyak rambut hendaknya pemakaiannya di hentikan atau dikurangi. Selain itu, sebaiknya rambut tidak panjang dan menutupi dahi atasu seluruh wajah.

5. Kurangi sedaoat mungkin makanan yang berlemak dan pedas serta hindari alkohol.

6. Berolahragalah yang cukup dan teratur. Olahraga yang teratur sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh. Haid yang tidak teratur pada remaja puteri yang biasanya dapat menjadi teratur kembali.

7. Minumlah air putih sebanyak-banyaknya terutama waktu bangun tidur pagi. Sebaiknya, minumlah air putih 6-8 gelas sehari. Air putih akan memperbaiki pencernaan.

8. Makanlah sayuran hijau dan buah-buahan segar. Sayuran hijau dan buah-buahan segar terutama yang banyak mengandung vitamin C seperti jeruk, tomat, apel dan pepaya sangat baik untuk kulit. Juga pencernaan makanan akan lebih baik lagi sehingga memperlancara pembuangan kotoran.